Orange Spinning Frozen Snowflake

Jumat, 28 November 2014

INTERNET MENDEKATKAN YANG JAUH DAN MENJAUHKAN YANG DEKAT

pada postingan kali ini saya akan menceritakan tentang INTERNET MENDEKATKAN YANG JAUH DAN MENJAUHKAN YANG DEKAT...........

 Siapa sih yang gak kenal internet di zaman sekarang? Kalau kita sadari, hampir semua lapisan masyarakat sudah kenal yang namanya intenet.  memang di era globalisasi semuanya serba cepat dan mudah. Dulu berkomunikasi saja susah, harus pakai surat lah, atau harus menunggu di tempat telepon umum. Sekarang, kita dapat menggunakan internet untuk komunikasi secara online.
, setiap hal punya sisi positif dan negatifnya. Positifnya, kita bisa berkomunikasi dengan orang lain dengan sangat mudah, walau pun jarak yang sangat jauh sekalipun.cukup menggunakan internet kita dapat berkomunikasi layaknya bertatap muka. Selain itu, internet juga mempunyai fitur - fitur sebagai hiburan, seperti game, musik, atau video. internet juga dapat mempermudah kita dalam mencari informasi dan dapat digunakan untuk mencari ilmu....
Tetapi gak semuanya itu positif. Pasti ada negatifnya. Kalian pernah ngerasain, di mana kalian lagi ngumpul dengan teman - teman, tapi yang ada masing - masing malah sibuk sendiri dengan hp yang sibuk internetan? saya sendiri juga kadang merasa seperti itu. Entah mereka bermain game, melihat instagram, path,facebook,twiter atau hanya chatting dengan orang lain. maka dari itu saya menyebut internet dapat  mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat, benar tidak?

semoga saja kita sekarang telah menyadari dan dapat menggunakan internet secara tepat dan stabil......... ok..... 

SAYA DAN SMK NEGERI 1 WANAREJA

assalamualaikum wr.wb
 kembali lagi bersama saya koko nopiyanto, untuk postingan kali ini saya akan membicarakan tentang saya dan sekolah tempat saya menimba ilmu yaitu SMK N 1 Wanareja.
saya mengenal smk nezawa sejak SMP dari saudara saya di kampung, yang sekolah di sini. karena katanya sekolahan nya bagus, baik gedungnya maupun prestasinya, saya pun berniat sekolah di SMK N 1 wanareja.
saya pun daftar di smk nezawa ini, dan alhamdulilah saya di terima saya. daftar di jurusan teknik konstruksi batu dan beton.
ternyata selain bagus gedung dan prestasinya, tingkat kedisiplinan nya pun tinggi. dengan di adakan nya latihan dasar disiplin & kepemimpinan ( LDDK ), yang cukup lama. itu di adakannya waktu kelas XI,

sampai sekarang kedisiplinan tinggi masih tetap diterapkan di smk nezawa ini.
ditambah lagi dengan adanya kegiatan "bangunan berkarakter". seperti beberapa waktu yang lalu, di jurusan bangunan di adakan cukur masal, yang tujuan nya tidak lain untuk meningkat kan kedisiplinan dan kerapihan siswa.. . sebenarnya masih banyak lagi cerita saya tentang smk n 1 wanareja.. tetapi mungkin sekian dulu postingan saya tentang smk n 1 wanareja ini..... semoga postingan saya ini bermanfaat.... amiiin.
wassalamualaikum...wr.wb

Jumat, 21 November 2014

Me and MEDSOS


hay friend............. perkenalkan nama saya Koko Nopiyanto. biasa di panggil koko, saya tinggal di daerah Negarajati kec. Cimanggu.
Disini  saya akan menceritakan pengalaman saya dan pndapat saya tentang media sosial, atau bisa disebut MEDSOS.
saya mulai mengenal yang namanya facebook waktu SMP, mungkin karena saya tinggal di wilayah pegunungan, dan SD saya pun sama, jadi di daerah saya waktu itu belum ada yang namanya warnet. kalau sekarang SD-SD sudah ada wifi, warnet pun sudah ada, jadi tidak aneh lagi jika sekarang anak SD pada kenal facebook.
menurut saya media sosial akhir-akhir ini tidak hanya sekedar menjadi media berkomunikasi semata secara online, tetapi juga sebagai bagian yang tak terpisahkan dari dunia bisnis, industri,pendidikan dan lain-lain.
sepertinya itu aja yang saya ceritakan tentang tema ME and MEDSOS....

Minggu, 26 Oktober 2014

JALAN MAKADAM



Jalan Makadam
Nama makadam berasal dari nama penggagasnya yaitu John Loudon McAdam (1756 - 1836). Makadam lahir berkat semangat untuk membangun lebih banyak jalan. Maka, perlu cara membuat jalan secara cepat dengan biaya tidak terlalu tinggi. Makadam diakui sebagai pembuka jalan kemajuan konstruksi jalan
.
Di akhir abad XIX seiring dengan makin banyaknya pemakai sepeda, jalan yang mulus semakin dituntut. Tahun 1824 untuk pertama kali jalan beraspal dibuat, cuma dengan menaruh blok-blok aspal. Jalan bersejarah itu di Champ-Elysees, Paris.

Selanjutnya, hadir jalan beton semen portland di Skotlandia pada 1865. Meski lebih kuat, jalan beton mudah retak. Sedangkan aspal punya kelebihan sebagai pengikat yang tahan air dan plastis alias memiliki kemampuan "kembang-susut" yang baik terhadap perubahan cuaca.

Aspal telah dipakai sejak masa sangat awal. Peninggalan dari sekitar milenium 3 SM di Mohenjo-daro, Pakistan, berupa penampung air dari batu bata yang bertambalkan aspal adalah buktinya.

Aspal jalan modern adalah hasil karya imigran Belgia Edward de Smedt di Columbia University, New York. Tahun 1872, ia sukses merekayasa aspal modern dengan kepadatan maksimum. Aspal itu pertama kali dipakai di Battery Park dan Fifth Avenue, New York, tahun 1872 dan Pennsylvania Avenue, Washington, D.C. tahun 1877. Kini, sedikitnya 90% jalan utama di perkotaan selalu memanfaatkan aspal.

Jangan bandingkan kondisi itu dengan keadaan jalan pertama, yang muncul sekitar tahun 3000 SM. Jalan itu masih berupa jalan setapak, dengan konstruksi sesuai kendaraan beroda masa itu. Letaknya diduga antara Pegunungan Kaukasus dan Teluk Persia.

Lalu dibangunlah jalan yang menghubungkan Mesopotamia - Mesir, selain sebagai fasilitas perdagangan, juga pertukaran budaya. Jalan utama pertama adalah Jalan Bangsawan Persia, yang terentang dari Teluk Persia hingga Laut Aegea sepanjang 2.857 km. Jalan ini bertahan dari tahun 3500-300 SM.

"Jalur Kuning" adalah jalan tertua di Eropa yang berawal di Yunani dan Tuscany hingga Laut Baltik. Di Asia Timur bangsa Cina membangun jalan yang menghubungkan kota-kota utamanya, bila digabung panjangnya mencapai 3.200 km.

Jalan memegang peran penting atas kelangsungan suatu bangsa, itu diakui Bangsa Romawi kuno. Tak heran mereka banyak membangun jalan. Di puncak kejayaannya Romawi telah membangun jalan sepanjang 85.000 km! Itu terbentang mulai Inggris di utara hingga Afrika Selatan, dan dari pantai Samudera Atlantik di Peninsula Iberian di barat hingga Teluk Persia di timur.

Teknik membangun jalan pun amat beragam. Di Eropa Utara yang repot dengan tanah basah serupa "bubur", dipilih jalan kayu. Gelondong kayu dipasang di atas lapisan ranting, lalu di atasnya disusun kayu secara melintang berpotongan untuk melalui ranjau "bubur" itu.
Di Kepulauan Malta ada bagian jalan yang ditatah agar kendaraan tak meluncur turun. Sedangkan masyarakat di Lembah Indus sudah membangun jalan dari bata yang disemen dengan bituna (bahan aspal) agar tetap kering.

Namun, bangsa Romawilah penemu konstruksi jalan secara ilmiah. Jalan-jalan yang berciri khas lurus-lurus itu terdiri atas empat lapis. Yang pertama adalah hamparan pasir atau adukan semen, lalu lapisan batu besar datar, disusul lapisan kerikil dicampur kapur, terakhir lapisan tipis permukaan dari lava yang seperti batu api. Ketebalan jalan itu 0,9 - 1,5 m. Rancangan mereka termasuk yang tercanggih sebelum muncul teknologi pembuatan jalan modern di akhir abad XVIII atau awal abad XIX. Sayangnya, jalan itu  rusak saat Romawi mulai runtuh.